Skip to main content

Serunya Kuliah di Politeknik

Tak semua orang tahu tentang politeknik. Institusi pendidikan di bawah naungan Dirjen Dikti memang tergolong masih cukup baru dalam dunia pendidikan di Indonesia. Pada dasarnya Politeknik serupa dengan Akademi, namun politeknik lebih heterogen disiplin ilmunya.

Di Indonesia ada beberapa politeknik negeri dan swasta. Untuk politeknik negeri biasanya merupakan hasil proyek kerjasama pemerintah Swiss dan Australia dengan Indonesia. Ciri khas khususnya adalah latar belakang mereka yang dahulu bernama sama dengan universitas tempat politeknik didirikan, namun dengan berbagai pertimbangan nama universitasn yang melekat pun dihapus, diantaranya :

1. Politeknik UNDIP yang berubah menjadi Politeknik Negeri Semarang (PoliNes).
2. Politeknik ITB yang berubah menjadi Politeknik Negeri Bandung (Polban).
3. Politeknik UNIBRAW yang berubah menjadi Politeknik Negeri Malang (PoliNema).
4. Politeknik UI yang berubah menjadi Poiteknik Negeri Jakarta (PNJ).
5. Dan lain sebagainya.

Selain itu terdapat pula politeknik swasta yang biasanya didirikan oleh perusahaan, diantaranya :

1. Politeknik Pos Indonesia, milik PT. Pos Indonesia.
2. Politeknik Gajah Tunggal, milik PT. Gajah Tunggal
3. Politeknik Astra
4. Dan lain sebagainya

Ada beberapa hal seru yang tak akan terlupakan kuliah di Politeknik :

1. Paket “Suka Ngga’ Suka”

Sistem pendidikan yang digunakan pada Politeknik pun berbeda dengan universitas. Jika pada universitas mahasiswa pusing mempertimbangkan jumlah SKS (Sistem Kredit Semester) yang akan diambil untuk semester berikutnya, maka mahasiswa politeknik “suka ngga’ suka” harus menjalani paket SKS yang telah disusun oleh jurusan masing-masing. Jadi dapat dipastikan mereka pasti akan lulus pada tahun ke 3 untuk jenjang D3 dan tahun ke 4 untuk jenjang D4, kecuali mereka mengambil cuti.

2. Tradisi “Kompensasi” yang melatih kedisiplinan

Satu hal yang tidak lepas dari image politeknik adalah tentang kedisiplinannya. Tidak ada istilah “titip absent” yang layaknya terjadi di universitas karena jumlah daya tampung mahasiswa di tiap kelas maksimal hanya 25 orang. Dengan melirikan mata dosen pun sudah tahu jumlah mahasiswa yang hadir di kelasnya.

Selain itu ada satu perturan yang hampir mirip untuk semua politeknik dimanapun yaitu “kompensasi”, dimana mahasiswa akan dihukum pada akhir semester sesuai jumlah jam mereka membolos. Jumlah jam dalam satu hari di politeknik adalah 8 jam mata kuliah, namun untuk perhitungan kompensasi jumlah jam ini akan dikalikan 2, maka jika seorang mahasiswa membolos 2 jam pelajaran saja diakhir semester jumlah kompensasinya adalah 2 x 2 = 4 jam. Menurut peraturan, jumlah kompensasi delapan jam <> 8 jam, maka mahasiswa wajib bekerja “senilai 8 jam” dan membayar denda untuk sisa jumlah jam kompensasinya yang dikalikan dengan Rp. 1000,-. Jadi jika seorang mahasiswa mendapatkan kompensasi 20 jam, maka dia harus bekerja “senilai 8 jam” dan membayar denda sebesar Rp. 12.000,-.

3. Teman “Sejati” yang abadi

Untuk masalah hubungan pertemanan kita tidak perlu khawatir karena teman satuu kelas kita dari semester awal hingga akhir akan selalu menemani kita (kecuali cuti atau IPK hancur). Sisi positifnya, kita tidak perlu takut ketinggalan dengan teman-teman kita yang dianugerahi “otak dewa”, selama IPK kita tidak dibawah 2.00 atau cuti dipastikan kita selalu bersama hingga wisuda.


4. Sistem Gugur

Ada 2 hal yang umumnya menyebabkan mahasiswa politeknik di DO (Drop Out) dari kampusnya, yaitu
1. Ada nilai E disalah satu mata kuliah atau IPK yang keterlaluan hancur
2. Mendapat SP (Surat Peringatan) 3 yang biasanya dikarenakan membolos > 56 jam dalam satu semester atau melanggar peraturan yang berat.

So, berminatkah anda ?







Comments

Popular posts from this blog

Students Exchange in Thailand, 2nd Series

A week live in Thailand is my great chance. I visited so many famous place here, It was great. I had visited Ayutthaya, National Science Museum, Agricultural Museum, Baiyoke Sky Hotel, Siam Paragon, Talad Thai, Chatujak Week End Market, Grand Palace and so many Faculty in RMUTT. Although the weather is much hotter than Indonesia but I must enjoy all my schedule,. because this is my only best time to explore and know the beautiful of Thailand. Sometime, I was very tired to do my activity. Tomorrow is my first experience to perform the java traditional dance in the "International Level". Ha..ha.. Actualy I am not from Art or Dancing Faculty, but I must try do bring "Tayub Dance" in front of Thai Students. Yesterday, my other Indonesia's friend had returned to Indonesia, they were State Polytechnic of Jember. They only a week lived in Thailand. When they were in Thailand, the situation in the dormitory was noise, but now very quite. I miss them all. Hopefully, we c...

A Day Before Final Project Examination

Tomorrow is the day of my final project examination. I can't feel anything, I just hope that everything will be well. My final project is about the influence BI rate to the bank's fund allocation in the Certificate of Bank Indonesia. The best news is one of my examiner will be taken fromm Bank Indonesia, Semarang. It sounds great, and three others will taken from the lecturer. I can imagine that tomorrow will be very amazing day during I study in Polytechnic. This day, when I see my friend do their examination, I look their face so pale. Oh my God, I think they are so nervous or may be very worry if they will fail, but I am sure that they will pass their examination very well. I think, I can't sleep tonight. I must prepare everything for my best presentation. I must show that I have ability to solve any question or chase from the examiner. Ya Allah, bless me to get my best in this examination. I hope that I can graduate from my university as cumlaude student (4.00). Hopeful...

Beasiswa ke Luar Negeri

Beasiswa ke Thailand Beasiswa ke luar negeri, siapa sih yang ngga mau ? Kesempatan jalan-jalan gratis ke luar negeri dengan biaya yang ditanggung penuh oleh negara. Sayangnya tidak mudah untuk mendapatkan beasiswa semacam itu, bisa dibilang susah-susah gampang. Sebenarnya ada beberapa cara untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri,yaitu: 1. Menjadi Aktivis yang handal dan berbakat. Beasiswa ini biasanya disediakan oleh Depdiknas, coba saja cek di www.beasiswaunggulan.depdiknas.org. Biasanya syaratnya adalah aktivis menjabat sebagai ketua, wakil, sekretaris, maupun bendahara. 2. Jadilah mahasiswa dengan prestasi akademik luar biasa. Kalau beasiswa semacam ini lumayan gampang carinya, soalnya beasiswa ini memang intinya mensyaratkan mahasiswa calon penerimanya mempunyai prestasi akademik diatas angin. So, kuncinya ya belajar dengan rajin. Coba cek di bursa www.beasiswa.com, webesite tersebut menyediakan informasi komplit tentang beasiswa. 3. Ikutilah berbagai perlombaan taraf...