Skip to main content

Posts

Skripsi = Merangkai Puzzle

Skripsi merupakan bagian akhir dalam sebuah proses perkuliahan. Bisa dibilang skripsi merupakan kunci keluar untuk memperoleh suatu gelar kesarjaanaan maupun gelar pendidikan yang lainnya. Kalau di sekolah tingkat dasar dan menengah, skripsi bisa disebut juga sebagai ujian akhir nasional. Hanya yang membedakan, skripsi disusun atas sebuah fenomena atau permasalahan yang timbul. Bobot skripsi dalam satuan kredit semester (SKS) cukup besar,yaitu 4 (empat) SKS. Jadi bisa dibayangkan jika dalam semester terakhir sisa SKS yang ditempuh hanya 16 SKS, berarti seperempat dari nilai semester terakhir kita dipertaruhkan pada skripsi. Awal mendengar kata srkipsi,sebagian besar mahasiswa langsung mengerutkan kening, tak terkecuali aku. Mahasiswa bingung untuk membahas fenomena apa. Dosen pun sudah berteriak lancang “penelitian yang kalian buat harus inovatif dan kreatif, beda dengan kakak tingkat kalian yang terdahulu”. Sayangnya itu hanya teori, ya sebuah teori yang sangat dimun...

Serunya Kuliah di Politeknik

Tak semua orang tahu tentang politeknik. Institusi pendidikan di bawah naungan Dirjen Dikti memang tergolong masih cukup baru dalam dunia pendidikan di Indonesia. Pada dasarnya Politeknik serupa dengan Akademi, namun politeknik lebih heterogen disiplin ilmunya. Di Indonesia ada beberapa politeknik negeri dan swasta. Untuk politeknik negeri biasanya merupakan hasil proyek kerjasama pemerintah Swiss dan Australia dengan Indonesia. Ciri khas khususnya adalah latar belakang mereka yang dahulu bernama sama dengan universitas tempat politeknik didirikan, namun dengan berbagai pertimbangan nama universitasn yang melekat pun dihapus, diantaranya : 1. Politeknik UNDIP yang berubah menjadi Politeknik Negeri Semarang (PoliNes). 2. Politeknik ITB yang berubah menjadi Politeknik Negeri Bandung (Polban). 3. Politeknik UNIBRAW yang berubah menjadi Politeknik Negeri Malang (PoliNema). 4. Politeknik UI yang berubah menjadi Poiteknik Negeri Jakarta (PNJ). 5. Dan lain sebagainya. ...

Pengalaman Broadcasting yang Menyenangkan

Bidang penyiaran atau yang lebih populer disebut dengan broadcasting memang bukan merupakan hal yang baru bagiku. Pengalaman pertama kali broadcasting aku peroleh ketika aku kelas 1 naik ke kelas 2 SMA. Sejak saat itu aku gemar sekali dengan kegiatan yang berhubungan dengan mass communication atau segala hal tentang itu. Pengalaman pertamaku broadcasting adalah di radio Gagak Rimang RSPD Blora. Radio tersebuit merupakan radio pemerintah daerah Blora tempatku tinggal. Aku siaran bersama teman-teman SMA-ku yang lain. Kita mendapat jatah program bahasa Inggris. Sebetulnya program ini adalah program anak UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta) yang melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata). Namun setelah program mereka selesai, SMA ku mendapat tawaran untuk melanjutkan program tersebut. Biasanya aku siaran bareng dengan Widya, Agung Pambudi, dan Mbak Wiwid. Selain itu kami pun mengundang bintang tamu dari pelajar-pelajar berprestasi untuk ikut siaran bersama kami. Jadwal siaran kami ha...

Student Exchange in Thailand, 3rd Series

Since, at the first time I arrived in Thailand. I had so many new experiences, and most of them was my first time experience. For example : Flight with Airplane, Visiting so many famous and beautiful place in Thailand, Showing my international performance, Studying with Thai and Cambodia students. Besides that, I was surprised that RMUT had so many faculty which placed in many city (It's about 35 faculties). In Thailand I had so many friend too, from Indonesia (University of Padjajaran and State Polytechnic of Jember), Cambodia Students (Sun and San), China Students (Lijie / Sopau), Pakistan (Ilyas), Rusia (Iryn), Deucth, and of course Thailand Students (Ae, Kwuang, Poy, Phon, etc), Thailand Lecturer (Sarakul, Bob, Maliya, etc). Nice to meet them all. I am still not believe I can stand, sleep, study, and sight seing in Thailand. I hope that this is not dream, and if this is just a dream I don't want to wake up early. This moment is one of my best memory and I will not forg...

Students Exchange in Thailand, 2nd Series

A week live in Thailand is my great chance. I visited so many famous place here, It was great. I had visited Ayutthaya, National Science Museum, Agricultural Museum, Baiyoke Sky Hotel, Siam Paragon, Talad Thai, Chatujak Week End Market, Grand Palace and so many Faculty in RMUTT. Although the weather is much hotter than Indonesia but I must enjoy all my schedule,. because this is my only best time to explore and know the beautiful of Thailand. Sometime, I was very tired to do my activity. Tomorrow is my first experience to perform the java traditional dance in the "International Level". Ha..ha.. Actualy I am not from Art or Dancing Faculty, but I must try do bring "Tayub Dance" in front of Thai Students. Yesterday, my other Indonesia's friend had returned to Indonesia, they were State Polytechnic of Jember. They only a week lived in Thailand. When they were in Thailand, the situation in the dormitory was noise, but now very quite. I miss them all. Hopefully, we c...

Students Exchange in Thailand, 1st Series

Alhamdulillah, thank you God. You give me chance to go abroad, in Thailand. Last, 16 August 2008, I was taking off with Air Asia (FD3672) at 10.00 am. Wow, it was great....! It was my first time to flight by aeroplane. Everything was very nice. I could saw the sky and saw huge ocean and land from 30.000 feet. At 1.00 pm I arrived in the airport of Suvarnabhumi-Thailand. I was surprised because the weather was very hot. It was much hotter than Indonesia. Ms. Maliya and my friend from University of Padjajaran had waited me, after that we went to Rajamangala University Technology of Tanyaburi (RMUTT). Ms. Maliya gave us 1 hour to took a bath, she would accompanied us to had had dinner and went to Future Park, but we went at 07.00 pm because we must prayer "Magrib" first. After it, incidentaly our planed was canceled. We met moslem student who would done "Nisyfu Sya'ban Night", so after had had dinner we went to islamic moslem place. It was very nice, because it was...

Akhirnya Ujian TA Selesai Juga

Thanks God, akhirnya ujian Tugas Akhir (TA) ku selesai juga. Wuih, plong banget rasanya. Ya walaupun masih mikir revisi juga sih. Tapi setidaknya aku udah lulus dengan predikat "A" (Wuijaannn...Sombong). Perasaan nervous sebelum ujian hilang total ketika ujian dimulai. Berbagai pertanyaan alhamdulillah bisa terjawab dan bisa memuaskan penguji dari praktisi (BI) dan dosen. Ternyata nggak se-scary yang kubayangkan. Dosen pembimbingku (sebagai ketua penguji) aja senyum-senyum liatin aku (nggak tau maksudnya apa sih ?), tapi totally dari BI bilang presentasi dan ujian TA-ku excellent, karena aku sangat menguasai materi yang dibahas. Benar-benar pengalaman yang luar biasa. Jarang-jarang lho ujian TA langsung dari praktisi / pakar yang benar-benar membidangi materi kita. Dengan judul "The Influence of Bank Indonesia's Rate to the Government Bank, National Private Bank, and Foreign Private Bank's Fund Allocation in the Certificate of Bank Indonesia in Ind0nesia", b...